Tuesday, 16 January 2018

Obat Jerawat Alami untuk Ibu Hamil, Wajah Kembali Bersih!

Salah satu keluhan yang kerap diderita ibu hamil adalah timbulnya jerawat di wajah. Sebenarnya ada beberapa obat jerawat alami untuk ibu hamil. Ibu hamil sendiri memang khawatir dengan jerawat karena bisa merusak wajah dan meninggalkan bekas. Jerawat pada ibu hamil sendiri biasanya terjadi akibat meningkatnya produksi hormon. Sebenarnya jerawat pun bisa hilang ketika produksi hormon ibu hamil kembali normal. Namun tetap saja, sebagai wanita ibu hamil akan ingin menghilangkan jerawat secara cepat karena sangat mengganggu mereka.

Sebenarnya, ibu hamil tidaklah diperkenankan mengobati jerawat dengan menggunakan cream atau obat oral. Hal itu karena obat oral atau cream jerawat mengandung bahan kimia yang bisa menimbulkan masalah dalam tumbuh kembang janin.


Oleh karenanya seorang ibu hamil disarankan mengatasi jerawat dengan menggunakan obat-obatan alami. Karena obat-obatan alami tidak akan membahayakan janin yang dikandung sang ibu. Selain itu ibu hamil juga perlu membatasi cuci muka dan menyentuh jerawat dengan tangan ketika sedang terserang jerawat. Berikut ini empat obat jerawat alami untuk ibu hamil yang bebas efek kimiawi:

1. Putih telur
Putih telur mengandung vitamin dan asam amino yang dapat menghilangkan jerawat dan membangun sel kulit. Selain itu menggunakan putih telur juka membuat jerawat tidak meninggalkan bekas. Cara mengobatinya sendiri adalah dengan terlebih dahulu memisahkan putih telur dari kuning telur, lalu kocok dengan benar selama 2 menit. Kemudian usapkan putih telur ke jerawat Anda, biarkan hingga kering dan ulangi hingga empat kali. Kemudian diamkan sebagai masker selama 20 menit lalu bilas wajah Anda.

2. Pepaya
Pepaya adalah buah yang bisa bermanfaat untuk menghilangkan jerawat beserta bekasnya. Caranya pun sangat mudah. Anda hanya tinggal menumbuk atau memblender pepaya dan kemudian mengoleskannya ke wajah seperti masker dan diamkan selama kurang lebih 20 menit.

3. Tomat
Tomat terbukti bisa mencegah dan menghilangkan jerawat serta mengencangkan kulit wajah. Caranya pun sangat mudah. Anda hanya menggosokkan potongan tomat ke seluruh wajah Anda dan diamkan hingga meresap selama 20 menit.

4. Air jeruk nipis
Air jeruk nipis bisa menghilangkan jerawat, mencerahkan wajah, dan juga bisa menurunkan minyak di wajah. Caranya pun cukup mudah. Anda hanya tinggal memeras jeruk nipis kemudian mengoleskan airnya ke bagian wajah yang terdapat jerawat lalu diamkan selama kurang lebih 20 menit.

Itulah beberapa obat jerawat alami untuk ibu hamil. Semoga bisa menambah wawasan para ibu hamil sehingga wajah kembali bersih dan bersinar.
Read more

Friday, 17 November 2017

Manfaat Minyak Zaitun Untuk Ibu Hamil

Manfaat Minyak Zaitun Untuk Ibu Hamil. Hamil merupakan sebuah tahapan yang penting bagi seorang ibu dan bayi. Karena itu tak heran sebenarnya bila ada banyak sekali hal yang harus dan rela dillakukan seorang ibu demi sang buah hati. Bahkan sejak dalam kandungan. Salah satunya adalah memperhatikan konsumsi makanan demi terpenuhinya nutrisi dan khasiat untuk sang ibu dan bayi. Termasuk dengan, cara minum minyak zaitun untuk ibu hamil yang tengah banyak dicari.

Tunggu dulu, minyak zaitun? Ya, benar. Minyak zaitun mungkin selama ini dikenal hanya digunakan untuk dioles atau bahkan sebagai pengganti minyak untuk masak dan menggoreng. Namun banyaknya khasiat dan manfaat untuk minyak zaitun menjadikan minyak jenis ini pun begitu banyak dikonsumsi. Terutama untuk para ibu hamil.

Cara Minum Minyak Zaitun Untuk Ibu Hamil Tanpa Efek Samping

Manfaat Minyak Zaitun Untuk Ibu Hamil

Mengonsumsi minyak zaitun memang bisa dijadikan sebagai sumber nutrisi yang tepat dan cepat. Terutama untuk saat ini, terdapat beberapa kandungan pada minyak zaitun yang sulit didapat dari banyak sumber makanan lain. Di setiap 100 gram minyak zaitun terdapat sejumlah nilai gizi :

  • Karbohidrat – 0 g
  • Energi – 3701 kJ (885 kcal)
  • Lemak – 100 g :
  • Omega-3 lemak (<1,5 g)
  • Jenuh (14 g)
  • Tak jenuh ganda (11 g)
  • Tak jenuh tunggal (73 g)
  • Omega-6 leak (3,5-21 g)
  • Protein – 0 g
  • Vitamin K – 62 mg (59 % dari total asupan harian yang direkomendasikan pada orang dewasa)
  • Vitamin E – 14 mg (93 % dari total asupan harian yang direkomendasikan pada orang dewasa)

Untuk mendapat semua kelebihan dari minyak zaitun ini, lebih dulu harus tahu cara minum minyak zaitun untuk ibu hamil. Seperti yang kami sebutkan dibawah ini.

1. Sedikit demi sedikit

Minyak zaitun, seperti juga minyak yang lain memiliki karakter konsentrasi yang kental dan pastinya akan terasa aneh bila harus diminum. Untuk mengatasi hal ini, sebaiknya cara minum minyak zaitun untuk ibu hamil adalah sedikit demi sedikit. Minyak zaitun bisa diminum secara berkala mulai dari satu sendok teh setiap harinya, hingga meningkat menjadi dua sendok makan setiap pagi.

2. Akhiri dengan makan atau minum manis

Rasa aneh minyak zaitun yang tertinggal di lidah akan terasa lebih aneh lagi bila langsung meminum air putih setelah meminum minyak zaitun. Sebaiknya, setelah minum minyak zaitun justru minum atau makan yang manis. Misalnya jus buah-buahan tanpa pemanis tambahan, atau bahkan langsung meminum satu sendok makan madu murni. Makan buah segar pun bisa membantu untuk meminum minyak zaitun ini.

Bagaimana? Semoga cara minum minyak zaitun untuk ibu hamil diatas bisa membantu untuk menjadikan konsumsi minyak zaitun lebih mudah dan tak terasa aneh, ya.
Read more

Thursday, 16 November 2017

Bolehkah Ibu Hamil Makan Pizza?

Ada banyak sekali larangan makanan untuk para ibu hamil. Tak heran memang, mengingat rapuh dan rentannya para ibu hamil dari beragam serangan virus dan bakteri, yang kebanyakan berasal dari makanan. Dan sudah bukan rahasia lagi bagaimana infeksi virus dan bakteri memberi resiko yang besar pada kehamilan dan perkembangan janin. Dengan banyaknya larangan ini, tak heran bila banyak dari ibu hamil yang bertanya-tanya, bolehkah ibu hamil makan pizza?

Pizza adalah salah satu jenis makanan cepat saji atau fast food. Dan sama seperti ayam goreng serta lainnya, pizza pun menjadi salah satu makanan cepat saji yang begitu dikenal dan digemari. Termasuk juga untuk para ibu hamil. Namun sayangnya, pizza bukanlah jenis makanan yang justru dianjurkan untuk ibu hamil. Benarkah? Dibawah ini terkkuak fakta dan mitos pizza untuk ibu hamil.

Bolehkah Ibu Hamil Makan Pizza? Ini Penjelasannya

Ada banyak sekali artikel mengenai baik dan buruknya pizza untuk ibu hamil yang seakan ingin menjawab pertanyaan besar, bolehkah ibu hamil makan pizza? Banyak mitos yang menyebutkan ibu hamil tak seharusnya makan pizza. Dibawah ini adalah beberapa mitos mengenai ibu hamil yang mengonsumsi pizza.
  • Pizza tak baik untuk perkembangan janin pada ibu hamil karena bahan-bahan tidak alami yang digunakan.
  • Makan pizza bisa menyebabkan ibu hamil menjadi bengkak.
  • Keju lunak pada pizza berbahaya pada ibu hamil karena terdapat bakteri yang tidak baik, yakni bakteri Listeria.
  • Konsumsi pizza terus menerus bisa meningkatkan berat badan ibu hamil secara signifikan yang berakibat buruk pada kehamilan.
Faktanya, ada beberapa jenis pizza yang bisa dikonsumsi untuk ibu hamil, dan ada beberapa jenis pizza yang memang sebaiknya tak dikonsumsi. Dan juga, ada beberapa jenis pizza yang sebaiknya tak dikonsumsi.

Lalu, bolehkah ibu hamil makan pizza pun tergantung dari bahan-bahan dan cara masak pizza itu sendiri. Dibawah ini ya faktanya.
  • Keju lunak untuk pizza sebenarnya tidak bahaya. Pizza, terutama pizza di cepat saji memang menggunakan bahan keju lunak. Walau begitu, ada beberapa jenis keju seperti cheddar, parmesan, dll yang terbuat dari susu pasteurisasi jauh lebih sehat dan dianjurkan untuk ibu hamil.
  • Penggunaan bahan-bahan segar pun faktanya menjadi salah satu hal yang membuat pizza boleh dikonsumsi untuk ibu hamil.
  • Bahan segar ini mulai sayuran untuk topping pizza, hingga daging ayam, daging sapi atau bahkan seafood. Hindari menggunakan bahan-bahan kalengan karena bahan pengawetnya bisa berbahaya.
  • Cara masak menjadi alasan lain dari bolehkah ibu hamil makan pizza. Pastikan pizza, dan semua bahan topping sudah benar-benar matang untuk memastikan bebas dari virus dan bakteri.
Bagaimana? Jadi bolehkah ibu hamil makan pizza? Tergantung dari keputusan masing-masing, ya!
Read more

Wednesday, 15 November 2017

Perawatan Wajah Saat Hamil Bolehkah?

Perawatan Wajah Saat Hamil Bolehkah? - Setiap wanita pasti menginginkan tampil secara maksimal, bahkan ketika sedang hamil/kehamilan. Hal ini karena dengan menjaga kecantikan, maka suami tidak akan berpindah ke lain hati/ selingkuh.

Perawatan Wajah Saat Hamil Bolehkah?
Perawatan Wajah Saat Hamil

Perawatan Wajah Saat Hamil

Karena dimasa kehamilan/hamil seringkali terjadi ketidak seimbangan hormon yang membuat masalah kulit muncul di masa kehamilan/hamil. Seperti jerawat dan bercak hitam. dan tentu saja ini bisa menjadi mimpi buruk bagi seorang ibu hamil/kehamilan.

Salah satu yang jadi dilema adalah penampilan. Yang sudah pasti adalah, Kehamilan akan merubah penampilan fisik seorang wanita. Perut, dada adalah salah satu bagian tubuh yang akan mengalami penyesuaian. Begitu juga kulit baik tubuh maupun wajah serta rambut. Muka yang menggemuk dan tak jarang hidung yang tampak besar atau wajah yang sembab. perawatan yang baik akan mengurangi bahkan menutupi keadaan ibu hamil yang tidak bisa dihindari ini.

Setelah membaca dari berbagai artikel dan pengalaman dari 2 kali masa kehamilan, saya berani mengasumsikan, perawatan yang baik saat kehamilan dan pasca melahirkan akan menentukan kecantikan wanita itu sendiri.

OLeh karena itu, yuk ibu-ibu hamil, bulatkan tekad, bahwa hamil harus tetap cantik dan menarik dong.
Facial Saat Hamil

Pagi ini di mailing list sehat ada pertanyaan mengenai Perawatan Wajah Saat Hamil Bolehkah? Pertanyaan ini sendiri sudah lama muncul, dan dari 2 kehamilan sebelumnya saya terlalu paranoid sehingga menghindari facial.

Tapi saat ini saya telah baca berulang kali membaca dari website lainnya, dan minggu lalu saya merasakan kenikmatan luar biasa dari melakukan facial saat hamil.

Perawatan Wajah Saat Hamil boleh-boleh saja, hanya saja ada beberapa hal yang harus diperhatikan dan disadari dalam Perawatan Wajah Saat Hamil antara lain:

  1. Kenyataan bahwa memang kulit ibu hamil lebih sensitif dan juga terjadi perubahan warna tidak rata atau menggelap. Jadi memang hasil Perawatan Wajah Saat Hamil tidak akan sebaik biasanya atau tidak seperti yang diharapkan.
  2. Pastikan bahan-bahan yang digunakan untuk Perawatan Wajah Saat Hamil aman dan ramah bagi ibu hamil, antara lain tidak mengandung obat anti jerawat, alkohol, Alpha hydroxy acids, atau anykind of acids, retin-A, dan bahan-bahan yang ditujukan untuk pemutih atau penghilang kerutan wajah. 
  3. Kalau merkuri udah jelas dong ya ga amannya. Kalau bisa cari tau bahan yang digunakan sudah lolos teratology screened dan dinyatakan tidak akan memberikan dampak buruk pada janin dan baik untuk Perawatan Wajah Saat Hamil.
  4. Karena kulit ibu hamil sangat sensitif, maka pastikan Perawatan Wajah Saat Hamil dilakukan dengan lembut, bila ingin membersihkan jerawat dan komedo, usahakan rasa sakitnya tidak membuat kontraksi. Perawatan Wajah Saat Hamil Bila terasa tidak nyaman bagi wajah apalagi perut hentikan saja usaha menghilangkan komedo dan jerawat tersebut. diikhlaskan saja, dan usahakan rajin membersihkan wajah agar komedo dan jerawat tersebut hilang bertahap.
  5. Parfum, kosmetika facial untuk Perawatan Wajah Saat Hamil yang memiliki pewangi juga bisa jadi tidak ramah untuk Perawatan Wajah Saat Hamil bagi ibu hamil dan tidak nyaman juga dihidung, oleh karena itu pastikan menggunakan bahan yang bebas pewangi saja saat ingin Perawatan Wajah Saat Hamil.
  6. Teknologi facial, nahh laser dan lain-lain, detox kayaknya jelas dihindari deh… untuk Perawatan Wajah Saat Hamil. lakukan facial yang alami saja dalam topic Perawatan Wajah Saat Hamil ini. Karena beberapa memang berdampak pada pertumbuhan janin.
  7. Terakhir bila facial di tempat khusus terlalu mahal, ya lakukan sendiri saja dan beli alatnya. Pelajari tahapan facial dari berbagai sumber untuk melakukan Perawatan Wajah Saat Hamil di rumah.

Perawatan Wajah Saat Hamil Spa atau Massage

Nah yang satu ini no doubt deh.. pasti Ibu hamil merasakan kebutuhan untuk dipijat, mengingat sulitnya menentukan posisi tidur, kemudian beban tambahan pada perut dan dada yang membuat keseimbangan berubah.

Apalagi Ibu hamil yang sudah punya banyak aktifitas seperti bekerja dan mengurus anak serta rumah tangga. Pegal dan penat serta letih lesu adalah hal umum yang dihadapi. Hal ini akan berdampak pada kelesuan penampilan ibu hamil.

Saat ini banyak spa dan massage yang berjamur di mana-mana, beruntunglah saya menemukan beberapa tempat spa yang mengklaim mereka ada perawatan khusus ibu hamilatau Perawatan Wajah Saat Hamil.

Secara tradisional sih di kampung-kampung seringkali dukun-dukun beranak dan ahli pijat bisa melakukannya. Bisa menggunakan bahan alami yaitu minyak yang dibuat dari kelapa ijo atau gunakan baby oil.

Gerakan pijat khusus ibu hamil/ Perawatan Wajah Saat Hamil menurut konsultan di tempat saya minggu lalu spa bilang ada gerakan khusus, dan mereka juga training beberapa waktu untuk dapat sertifikasi boleh melakukan itu pada ibu hamil.

Mereka harus tau kondisi ibu hamil serta data-data layaknya rumah sakit mendata pasiennya. Minyak yang digunakan pun juga sudah dipastikan mengandung bahan-bahan yang aman bagi janin saat Perawatan Wajah Saat Hamil. Bahkan bisa digunakan sebagai pelembab kulit sehingga tidak perlu mandi sehabis pijat. Memang beda.. tidak lengket dan terasa lembut.

Ini akan sangat membantu perawatan ibu hamil yang kulitnya biasanya lebih kering dari biasanya. Pijatan lembut yang dilakukan dengan pergantian posisi dari miring ke kiri kemudian ke kanan, dan ditopang beberapa bantal kecil yang ditempatkan di perut, kaki, dan untuk dipeluk serta dikepala, akan membuat segala penat berbulan-bulan seperti hilang lenyap dan rileks. Saya pun tertidur dibuatnya dan menurut terapis memang banyak ibu hamil yang tertidur akibat sensasi relaxation dari massage dan musik lembut yang mengiri.

Creambath, Gi Mana?

Sama dengan facial, cukup lakukan yang tradisional saja, tidak perlu di steam dan pijatan juga lembut saja, mungkin hair spa lebih cocok ya.. karena tidak dilakukan pemijatan terlalu lama.

Pada tempat yang khusus ibu hamil, creambath dilakukan sambil tiduran bukan duduk, sehingga efek relaksasinya lebih terasa. Perawatan rambut ini penting karena beberapa ibu hamil terjadi kerontokan dasyat dan juga untuk mempersiapkan kekuatan rambut setelah melahirkan nanti yang secara medis akan terjadi kerontokan saat proses menyusui.

Pedicure dan Manicure

Sama juga mengenai bahan yang digunakan, serta teknik lembut yang dibutuhkan. 2 perawatan ini cukup membantu karena perut besar sudah membuat ibu hamil sulit menjangkau kuku kaki. sementara kehamilan justru menyebabkan kuku – kuku lebih cepat panjang dari biasanya.

Mmm apalagi ya.. masker dan lain-lain sebagai pelengkap juga bisa dilakukan dengan memperhatikan hal yang sama.

Mengingat mahalnya perawatan Perawatan Wajah Saat Hamil Seperti tersebut diatas, ada baiknya memang melakukan sendiri dirumah, cukup dengan sentuhan lembut saja. dan sesekali bila ada rejeki kenapa engga ke tempat khusus sambil contek teknik para terapisnya.

Intuk menjaga kesehatan kita saat hamil, jangan sampai lupa untuk benyal mengkonsumsi banyak buah, sayur, rajin bersihkan wajah dan tubuh ya… demi kita, suami dan kebanggaan buah hati. 

Read more

Tuesday, 14 November 2017

Trimester Ketiga Masa Kehamilan

Trimester Ketiga Masa Kehamilan - Trimester ketiga masa kehamilan adalah minggu ke-28 hingga ke-40 usia kandungan Anda. Pada saat ini adalah masa kehamilan yang penuh dengan tantangan. Pada saat ini perut Bunda benar-benar bertambah besar. Di kurun waktu ini insting Anda sudah mulai terasah untuk bisa memahami mana tanda-tanda kehamilan yang normal dan mana yang tidak biasa.

Trimester Ketiga Masa Kehamilan
Trimester Ketiga Masa Kehamilan

Trimester Ketiga Masa Kehamilan

Perubahan yang terjadi pada bayi Junior Anda pada minggu ke 28 berukuran sekitar 2,5 Kg dan panjangnya sekitar 16 inchi dan akan berkembang menjadi sekitar tiga hingga 4,5 Kg dengan panjang 19-22 inchi di akhir minggu ke-40.

Pada minggu ke-31 semua panca indranya sudah sempurna, bisa membedakan gelap dan terang, merasakan apa yang Anda makan, dan tentu saja mendengarkan suara Anda.

Selama minggu ke-34 bayi Anda memulai perjalananya untuk berputar dimana posisi kepala berada di bawah. Minggu 36 lemak yang ada di jaringan kulit semakin bertambah dan berat bayi sekitar 3 Kg. Dan pada minggu ke-38 bayi Anda terlindungi oleh ‘Vernix Caseosa’ sejenis lapisan lilin yang meindungi dari air ketuban. Diminggu ke-39 dan 40 keadaan sudah mulai terasa agak tenang dan perut bulatan perut Anda sudah mulai agak turun ke bagian bawah panggul. Selamat bunda Anda sedang menunggu saja masa kelihran.

Trimester Ketiga Masa Kehamilan Perubahan Yang Terjadi Pada Bunda

Bunda juga akan merasa sering kelelahan pada trimester ketiga masa kehamilan, hal ini alami sebab ukuran bayi yang Anda bawa semakin bertambah besar. Hal ini tentu saja menimbulkan tambahan tekanan pada tubuh Bunda.
Rasa sakit dibagian punggung juga bisa semkin intens. Hal ini bisa diatasi dengan cara cara:
  • duduk sambil meregangkan kedua kaki kemudian memutar ke kiri dan kanan, atau gerakan merangkak yang bisa membuat punggung lurus kembali.
  • carilah bantal duduk yang disediakan untuk ibu hamil. Bantal ini biasanya bisa dipakai dibawah perut untuk menyangga bagian punggung.
  • saat Bunda tidur gunakan penyangga untuk bagian punggung atau perut sehingga Bunda merasa nyaman
Oh ya bun, Trimester Ketiga Masa Kehamilan cobalah melakukan olahraga renang untuk bumil atau pilihan yoga bumil amat direkomendasikan pada kurun waktu ini ya, namun tidak usah terlalu berlebihan, dengarkan isi hati perasaan Anda.

Pada Trimester Ketiga Masa Kehamilan Cobalah untuk makan lebih sering namun dengan porsi yang kecil, kudapan snack yang menyehatkan contohnya buah, kacang-kacangan bisa ditaruh di kulkas sebagai persediaan. Jadi jika Anda merasa kehabisan energi tinggal comot dech makanan ini.

Trimester Ketiga Masa Kehamilan, Waspadai Hal Ini!

Pada Masa Trimester Ketiga Masa Kehamilan ada Hal yang perlu diwaspadai pada trimester ketiga kehamilan ini:
  1. rasa sakit yang amat di bagian perut atau kram akut
  2. muntah yang berlebihan
  3. mual yang berlebihan
  4. pendarahan
  5. kelelahan yang amat sangat
  6. rasa perih atau sakit saat kencing
  7. kenaikan berat badan yang cukup tinggi lebih dari 6,5 ons per bulan

Read more

Monday, 13 November 2017

Fashion Untuk Wanita Hamil Yang Bekerja

Fashion Ibu Hamil - Bagi setiap wanita yang sedang mengandung tentu menginginkan sebuah baju ibu hamil modis. Terlebih lagi pada seorang wanita karir, mereka tentu selalu mendambakan berpenampilan menarik ketika di kantor walaupun mereka sedang hamil untuk itu diperlukannya sebuah tips memilih baju hamil untuk kerja. Tidak dipungkiri lagi jika memilih busana ibu hamil yang cocok digunakan sehari - hari memanglah sulit terlebih lagi bagi ibu hamil yang masih bekerja, cara memilih baju hamil sangat harus diperhatikan. Dalam memilih pakaian untuk ibu hamil jangan hanya tertarik pada busana ibu hamil yang bagus saja melainkan faktor kenyamanan juga perlu diperhatikan karena ada bayi di dalam perut bunda.

Dalam memilih baju hamil khususnya bagi wanita karir yang masih bekerja bukanlah suatu perkara yang mudah karena faktor kenyamanan untuk menghindari masalah pada kehamilan harus diutamakan dibandingkan dengan model pada pakaian tersebut. Disamping itu mood yang selalu berubah - ubah pada ibu hamil muda menjadikan pemilihan busana hamil sering berganti - ganti, seperti memilih pakaian ibu hamil muda, pakaian ibu hamil murah, pakaian ibu hamil trendy, dan pakaian ibu hamil muslimah. Untuk itu diperlukan adanya tips memilih baju saat hamil agar ibu hamil tetap dapat tampil trendy namun memberikan rasa nyaman diperut jika dipakai. Pada intinya jika seorang wanita karir yang sedang hamil ingin tetap terlihat menarik dikantor, mereka harus berani memadukan warna dan corak pada pakaian yang akan dikenakan namun tetap harus menjaga kesopanan.

Oleh karena itu pada kesempatan kali ini griya wanita akan mencoba berbagi tips memilih baju hamil yang nyaman yang ditujukan untuk para ibu hamil yang bekerja sehari - harinya. Namun tips ini juga dapat digunakan pada ibu hamil yang tidak bekerja di kantor supaya tetap nyaman memakai pakaian tanpa harus memberikan resiko pada kehamilannya. Mari langsung saja kita mulai pembahasan mengenai cara memilih pakaian untuk ibu hamil yang sudah kami tuliskan dibawah ini.

Tips Memilih Baju Hamil Untuk Wanita Yang Bekerja

tips memilih baju hamil


Cara memilih baju untuk ibu hamil, diantaranya :


1. Belilah baju dengan bahan dan warna yang sama

  • Baju yang memiliki motif dan warna yang cerah ada baiknya untuk dihindari terlebih dahulu bagi ibu hamil. Sebagai rekomendasi untuk para ibu hamil sebaiknya carilah pakaian tanpa motif atau polos dengan warna yang tidak begitu cerah. Jika anda tidak ingin menggunakan dress ataupun semacam pakaian ibu hamil muslimah, namun anda ingin memakai outfit lebih baik jika anda memilih beberapa warna gelap seperti warna hitam, biru ataupun coklat karena warna hitam sangat cocok jika dipadukan untuk warna apa saja. Ingat, pada saat ibu sedang mengandung, metabolisme dalam tubuh mengalami peningkatan yang akhirnya berdampak pada produksi keringat lebih tinggi. Kain katun yang tipis dan longgar akan menjadi rekomendasi terbaik untuk baju hamil bagi ibu yang bekerja.


2. Pilihlah pakaian dengan ukuran yang sesuai

  • Apabila saat bekerja ibu hamil ingin menggunakan rok saran dari kami adalah carilah rok dengan bahan karet / melar. Gunakanlan rok dengan panjang dibawah lutut karena akan membuat anda terlihat lebih profesional dan pemilihan yang hitam juga menjadi salah satu alternatifnya. Rok dengan warna hitam memiliki banyak keuntungan, salah satunya rok tersebut dapat dicocokkan dengan atasan warna apapun. Selain itu rok berwarna hitam juga dapat memberikan kesan langsing dan menarik jika digunakan saat bekerja.
  • Tips dalam pemilihan celana pada ibu hamil juga harus menyesuaikan usia kandungannya, contohnya jika usia kehamilan masih tergolong muda celana legging biasa masih dapat dipakai akan tetapi jika perut ibu hamil semakin membesar sebaiknya anda mulai memakai legging khusus ibu hamil dengan built-in panel kontrol di bagian perut. Namun untuk wanita karir yang lebih sering menggunakan celana sebagai bawahannya saat bekerja, pilihlah menggunakan celana slim-fitting dengan bagian bawahan boot cut ataupun cut bray.

3. Memakai blazer dapat menjadi pilihan

  • Jika sebelum hamil anda sering menggunakan blazer, ada baiknya juga pada masa kehamilan ini anda tetap menggunakannya. Perpaduan antara blazer dengan pakaian dapat memperindah pakaian kerja anda jika baju yang anda gunakan tidak memiliki motif. Jika kondisi perut anda sudah semakin membesar ada baiknya jika blazer yang akan anda pakai tidak perlu untuk mengancingkannya. Cukup melepas satu kancing atau mungkin tanpa dikancingkan dapat anda coba selama masih memberikan rasa nyaman.

4. Gunakan dress berwarna hitam polos

  • Pemilihan baju yang tepat dapat memunculkan aura pada ibu hamil dan kali ini kami merekomendasikan untuk menggunakan dress kerja berwarna hitam polos. Tidak diragukan lagi bahwa warna hitam akan selalu memancarkan pesona seksi walaupun anda sedang hamil seperti sekarang ini. Penambahan outer seperti blazer berwana cerah dengan tambahan aksesoris seperti kalung akan membuat anda semakin cantik pastinya.

5. Pemilihan motif baju hamil yang tepat.

  • Tidak sedikit ibu hamil yang bingung ketika akan membeli baju hamil karena mereka tidak mengetahui motif yang cocok dan fasionable untuk ibu hamil yang bekerja. Baju hamil dengan motif bergaris dapat menjadi salah satu pilihannya karena motif garis dapat membantu menyamarkan tonjolan pada tubuh ibu hamil sekaligus memberikan tampilan fashionable. Selain itu baju dengan potongan leher yang rendah sekaligus menyempit atau bisa juga baju hamil dengan potongan leher berkerah dapat menjadi pilihan lainnya. Namun jika anda ingin motif bercorak pada baju yang akan anda gunakan untuk bekerja, pilihan corak monokromatik dapat menjadi alternatifnya karena corak ini dapat memberikan ilusi tubuh Anda menjadi lebih ramping meski sedang mengandung.

6. Gunakan bra sesuai dengan ukuran saat hamil sekarang

  • Selama masa kehamilan, Anda mungkin akan memperhatikan bahwa ukuran payudara juga akan ikut bertambah. Agar tidak menambah beban Anda dengan kejadian sesak nafas, ada baiknya Anda juga menyisihkan sebagian dana untuk membeli bra khusus ibu hamil. Bra khusus ini nantinya berfungsi untuk menopang payudara tanpa menyiksa Anda dengan menjadikan Anda sesak nafas. Apa saja yang sebaiknya diperhatikan ketika membeli bra khusus ibu hamil ? Pertama jelas dari segi bahan yang harus menyerap keringat seperti bahan katun. Perhatikan tali bra dan pilihlah bra dengan ukuran tali penyangga cukup lebar.
  • Usahakan mendapat bra dengan pengait lebih dari satu dan hindari membeli bra yang memiliki lipatan jatihan pada area tepi dan lapisan dalam. Lipatan jahitan ini berpotensi membuat puting menjadi iritasi. Yang terakhir, tak perlu membeli terlalu banyak karena bra khusus ini biasanya hanya akan digunakan selama masa kehamilan saja. Terpenting, jangan lupakan olahraga untuk ibu hamil seperti senam hamil.

7. Pilih sepatu yang tepat

  • Ini sebenarnya merupakan tips tambahan yang jadi pendukung tips memilih baju kehamilan. Untuk pemakaian sepatu, pastikan bahwa Anda memilih sepatu yang paling nyaman saat dipakai. Pilihan ibu hamil yang paling tepat tentu saja flat shoes. High heels adalah sepatu yang sangat tidak direkomendasikan bagi ibu hamil, terutama ketika usia kehamilannya sudah memasuki tri semester ke-tiga karena terdapat bayi besar dalam kandungan. Tumpuannya sangat kecil dan berpotensi membuat Anda terpeleset dan jatuh. Atau ketika Anda menginginkan sepatu tinggi, pilihlah wedges yang dikenal memiliki tumpuan cukup tebal sehingga meminimalisir risiko kecelakaan jatuh pada saat hamil. Kaki bengkak saat hamil juga bisa menjadi risiko yang harus diterima ketika mengenakan alas kaki yang tidak cocok dan memaksakan dengan kegiatan yang berat.

Demikian tips memilih baju ibu hamil untuk bekerja yang dapat kami sampaikan pada kesenpatan kali ini. Semoga artikel kami kali ini dapat bermanfaat dan membantu anda menemukan solusi sebelum membeli baju ibu hamil , sekian dan terima kasih ..
Read more

Sunday, 12 November 2017

Cara Cepat Mengatasi Mual Saat Hamil

Cara Cepat Mengatasi Mual Saat Hamil - Mual saat hamil terutama pada kehamilan trimester pertama sangat wajar.  Mual (dengan atau tanpa muntah) terjadi pada 5-15 minggu usia kehamilan, pada 50%-90% ibu hamil.  

Cara Cepat Mengatasi Mual Saat Hamil
Mual Saat Hamil

Mual Saat Hamil

Hal ini kadang menjadi masalah karena ibu hamil membutuhkan banyak nutrisi yang asupannya melalui makanan, namun mual dapat menyebabkan nafsu makan hilang sama sekali.  Namun pada beberapa kasus, ada ibu hamil yang tidak merasakan mual-mual sama sekali.  Ada mitos yang menyatakan bahwa mual dan muntah saat hamil memperkecil kemungkinan keguguran, namun hal ini belum terbukti secara ilmiah.

Mual Saat Hamil, Ini Penyebabnya

Mual saat hamil memiliki beberapa kemungkinan penyebabnya.

Mual Saat Hamil Penyebab Pertama

Yang pertama adalah karena meningkatnya Hormon HCG.  Teori ini masih dipertanyakan karena hormon HCG hanya diproduksi hingga minggu ke 12, namun masih ada beberapa ibu hamil yang mengalami mual-mual di atas minggu ke 12.

Mual Saat Hamil Penyebab Kedua 

Penyebab yang kedua adalah karena lambung tertekan oleh rahim yang semakin membesar sehingga menyebabkan rasa ingin muntah.  Meningkatnya sensitivitas indera penciuman ibu hamil juga menyebabkan mual-mual saat hamil.

Mual Saat Hamil, Coba Tips Ini..!!

Ada beberapa cara dan tips untuk mengatasi mual saat hamil, diantaranya adalah:
  1. Dengan obat-obatan tertentu.  Ada kemungkinan dokter Anda menyarankan obat-obatan untuk menekan rasa mual yang aman untuk dikonsumsi ibu hamil.  Namun Anda tidak disarankan menggunakan obat-obatan ini tanpa resep dokter.  Beberapa obat yang disarankan adalah: doxylamine dan vitamin B6, antihistamin, promethazine, metoclopramide, ondansetron, dan antasida.
  2. Makan makanan ringan (seperti biskuit) sebelum tidur.
  3. Tidur cukup, 8-9 jam per hari.  Jika memungkinkan, tidur siang beberapa saat.  Kelelahan dapat memicu timbulnya mual-mual.
  4. Meningkatkan frekuensi makan dalam porsi yang kecil-kecil.  Makan besar cenderung memicu mual-mual.
Mual saat hamil dapat merupakan saat terberat bagi ibu hamil.  Dukungan dari lingkungan sekitar sangat dibutuhkan, namun perlu tekad dan kesabaran ibu hamil untuk terus memasukkan nutrisi ke tubuh demi buah hati tercinta. 

Namun jika mual dan muntah berlangsung lebih dari 14 minggu, Anda harus konsultasi ke dokter untuk mendapatkan perawatan medis yang tepat agar ibu dan bayi mendapat nutrisi yang dibutuhkan tubuh.  Fokuslah kepada bayi Anda dan ingat bahwa kondisi ini hanya berlangsung sementara.
Read more